Total Pageviews

Wednesday, May 12, 2010

MENDAMBA ANUGERAH KUDUS YG BERNAMA "UKHUWWAH"

Dengan Nama Allah Yang Maha Pengasih Lagi Maha Penyayang

Alhamdulillah, hari ni aku sempat berkongsi bersama akhawat DS sebuah buku yang sangat menyentuh hati bertajuk "ukhuwwah islamiyyah" tulisan Abdullah Nasih Alwi. Bagiku, gaya persembahan pengisian dalam buku ini sangat menarik. Setiap ayat yang tercatat membuatkan hatiku tertusuk dengan bait-baitnya yang cukup indah umpama sebuah naskhah cinta untuk ku mendidik diri menyambung persaudaraan dengan saudara seakidahku.

Penulis memulakan dengan menjelaskan pengertian ukhuwwahfillah (persaudaraan kerana Allah), satu anugerah kudus dari Allah, sebagai suluhan Rabbaniyyah & nikmat Ilahiyyah yang dicampakkan ke dalam hati-hati hamba-hambaNya yang ikhlas, dalam hati para wali, orang2 suci dan bertaqwa.

Firman Allah swt
"Kalau engkau belanjakan apa yang ada di bumi semuanya pun engkau tidak dapat menyatukan antara hati-hati mereka, tetapi Allahlah yang menyatukan mereka". (al-anfal:63)

"..Dan ingatlah nikmat Allah ke atas kamu dimana dulunya kamu bermusuhan, maka dijinakkan antara hati-hati kamu, lalu jadilah kamu dengan nikmatnya bersaudara (berukhuwwah)" (al-imran:103)

Secara ringkasnya, penulis mengupas hubungan antara:

iman <--> ukhuwwah
Tidak ada ukhuwwah tanpa iman, berdasarkan firman Allah:
"Sesungguhnya orang-orang Mukmin itu tidak lain melainkan bersaudara..)"(al-Hujurat:10)

taqwa <--> kasih sayang
Tidak ada hubungan kasih sayang tanpa taqwa, berdasarkan firman Allah:
"...orang2 yang bersahabat setia pada hari itu menjadi musuh antara satu sama lain kecuali orang-orang yang bertaqwa". (al-zukhruf:67)

Nah, inilah dia elemen utama dalam memasakkan "ukhuwwah" dalam hati kita!
Melihat kepada hubungan diatas, ku bermuhasabah semula sejauhmanakah imanku untuk ku memperoleh dan merasai nikmat ukhuwwah yang sebenarnya..ukhuwwah yang dicampak hanya buat hati-hati yang ikhlas beriman kepada Allah..sesungguhnya, aku bukanlah orang yang layak untuk meminta lebih jika aku sendiri tidak menjaga imanku.
Ya Allah Engkau kurniakanlah aku iman yang terpasak teguh dijiwa, dengan hanya mengharap redhaMu..kerana aku juga ingin merasai anugerah kudus yang bernama "ukhuwwah" itu...

Begitulah juga dengan kasih sayang...nikmat kasih sayang yang sebenar hanya benar2 dirasai oleh mereka yang bertaqwa..tanpa taqwa, tiadalah wujud kasih sayang yang benar2 kita dambakan. Perasaan sayang ini hanya subur dikalangan hati-hati yang teguh dalam memelihara dirinya dengan sifat taqwa. Dan inilah jua yang kudambakan..kasih sayang daripada mereka yang bertaqwa..dan aku tidak layak mengharap diriku disayangi jika aku sendiri kurang sifat taqwanya.
Ya Allah Engkau kurniakanlah aku dengan hiasan sifat taqwa yang sentiasa mendampingi diri ini..

Disini ingin kukongsikan frasa indah yang dipetik daripada buku ukhuwwah islamiyyah page ke-6 :

"Manusia yang jiwanya tegak diatas iman, dan yang disebatikan dengan taqwa bila ditemukan dengan manusia yang sama sepertinya, ia akan merasai nikmat kemesraan dijiwanya sejak detik pertama perkenalannya..dua jiwa yang berlainan jasad itu bersebati seolah-olah keduanya berkongsi satu jiwa, degupan jantung keduanya berdegup seolah-olah satu jantung. Maka disitulah kasih sayang memainkan peranannya, ia menyerap berdenyut dalam urat nadi keduanya, lantas saling berpegang tanganlah dua bersaudara itu dalam suasana mesra dan berkasih sayang, supaya sama-sama dapat berjalan bersiar-siar dalam taman yang suci murni, sama-sama menghirup udara bersih dengan pernafasan setia, sama-sama mendapat teduhan dalam perjalanan di bawah naungan yang nyaman lagi menyegarkan, dan disaat itulah keduanya seolah-olah membisikkan ke pendengaran manusia-manusia lain mengenai hakikat persaudaraan mereka: Kita ialah engkau-aku dan aku-engkau adalah jiwa di dua badan"



"Ya Allah, sesungguhnya Engkau yang Maha Tahu, saksikanlah hati-hati yang berkumpul dijalanMu ini adalah hati-hati yang ikhlas bersatu demi mencari REDHAMU..Kami memohon Ya Allah Engkau ikatkanlah hati kami dan suburkanlah kemesraan diantara hati-hati kami". Ameen..Ya Rabb..

No comments: